Pembukaan Pendaftaran Workshop Penulisan Seni Rupa dan Budaya Visual ruangrupa 2011

Posted on 13 May 2011 by jarakpandang

ruangrupa kembali membuka pendaftaran untuk mengikuti Workshop Penulisan Seni Rupa dan Budaya Visual, setelah sebelumnya diadakan pada tahun 2008, 2009 dan 2010. Workshop ini ditujukan kepada penulis muda yang memiliki minat terhadap seni rupa maupun budaya visual secara umum. Peserta workshop akan diseleksi berdasarkan tulisan-tulisan awal yang dikirimkan ke ruangrupa beserta syarat pendaftaran lainnya. Hasil akhir workshop ini berupa tulisan masing-masing peserta akan dimuat di sebuah situs berisikan tulisan-tulisan tentang seni rupa dan budaya visual, http://jarakpandang.net/. Situs tersebut adalah media berkelanjutan dan dapat berkembang terus dimana para peserta workshop menjadi kontributor.

Workshop ini akan diisi dengan materi-materi yang berkaitan dengan seni rupa dan budaya visual secara umum serta kaitannya dengan isu-isu sosial dan politik, antara lain: Pengantar Penulisan Kritik Seni Rupa Kontemporer, Budaya Visual Kota dan Seni Rupa Publik, Penulisan Kritik Video dan Film, Pendekatan Referensial dalam Penelitian dan Penulisan Kritik Seni Rupa dan Budaya Visual Kontemporer, Penulisan Kritik Seni Rupa dan Budaya Visual di Media Massa Umum dan Media Alternative, Penulisan Seni Rupa dan Budaya Visual dengan Pendekatan Sejarah, Konteks Sosial dan Politik dalam Penulisan Budaya Visual.

Pembicara yang akan menyampaikan materi selama workshop ini adalah penulis kritik seni, kurator, peneliti, seniman, jurnalis, aktivis kebudayaan, pengamat budaya massa dan antropolog visual.

Workshop ini akan diadakan di ruangrupa, Jakarta, 20 Juni – 3 Juli 2011, dan tidak dipungut bayaran. Transportasi dan akomodasi para peserta terpilih yang berasal dari luar kota Jakarta akan ditanggung oleh ruangrupa selama workshop berlangsung.

Persyaratan pendaftaran:
1. Usia peserta antara 19 – 30 tahun
2. Mengirimkan contoh tulisan (minimal 2 karya tulisan, bisa berupa esai, reportase, ulasan, laporan perjalanan dan lain-lain)
3. Mengirimkan CV
4. Pendaftar memiliki minat terhadap seni rupa atau budaya visual dan kaitannya dengan isu-isu sosial atau politik

Kirimkan data-data persyaratan di atas ke: info@ruangrupa.org atau via pos ke ruangrupa, Jl. Tebet Timur Dalam Raya no.6, Jakarta 12820 selambat-lambatnya 12 Juni 2011

Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi ruangrupa di:

(021) 830 4220
www.ruangrupa.org
www.jarakpandang.net

Facebook : ruangrupa, Jarak Pandang
Twitter : @ruangrupa, @jarakpandang

Para pembicara dan mentor Workshop Penulisan Seni Rupa dan Budaya Visual ruangrupa 2008-2010:

Agung Hujatnikajennong, Kritikus Seni dan Kurator, mengajar Seni Rupa di Institut Teknologi Bandung. Aminuddin TH Siregar, Kurator dan Kritikus Seni Rupa, mengajar Seni Rupa di Institut Teknologi Bandung. Antariksa, Peneliti dan Program Manager Kunci Cultural Studies Center, Yogyakarta. Ardi Yunanto, Redaktur Jurnal Karbon ruangrupa.
Prof. Dr. Bambang Sugiharto, Guru Besar Filsafat Universitas Parahyangan Bandung. Bambang Sulistyo, Jurnalis Desk Seni dan Budaya Majalah GATRA. Eric Sasono, Kritikus film, pendiri dan pengelola rumahfilm.org. Farah Wardani, Kritikus Seni, Kurator dan Direktur Indonesian Visual Art Archive. Hikmat Darmawan, Pengamat Budaya Visual dan Redaktur rumahfilm.org. Ika Vantiani, Penulis dan banyak terlibat dalam pembuatan media massa non-mainstream. Irwan Ahmett, Seniman dan Graphic Designer. Iswanto Hartono, Seniman dan Arsitek. Prof. Dr. Melani Budianta, MA, Guru Besar Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia. Prima Rusdi, Penulis Skenario dan Penggiat Film Indonesia. Qaris Tadjuddin, Jurnalis Majalah Tempo dan U-Mag, pemerhati budaya visual. Ugoran Prasad, Penulis prosa dan kritik seni pertunjukan, aktif di Teater Garasi dan Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia. Yasraf Amir Piliang, Pengamat budaya massa dan pengajar di Institut Teknologi Bandung.

Testimoni Peserta Angkatan 2008-2010:

Saya merasa sebagai salah satu kelinci yang lolos dari percobaan workshop ini dan sekarang saya punya jarak yang cukup untuk memandang dunia seni rupa dan budaya visual kita. Grace Samboh (Yogyakarta), Direktur Eksekutif Langgeng Art Foundation. Peserta Angkatan 2008.

Menyenangkan bertemu dengan teman-teman dari berbagai latar belakang pengalaman kesenian dan profesi untuk berbagi kegilaan. Mansyur Rahim (Makassar). Field Facilitator JICA Prima Kesehatan, aktif di Tanahindie dan Kampung Buku Makassar sebagai penulis dan peneliti. Peserta Angkatan 2008

Workshop ini melekatkan perpektif visual dalam diri saya sehingga ia bukan lagi milik perupa, pelukis, kritikus dan kolektor. Roy Thaniago (Jakarta) Koordinator Remotivi, menulis kritik musik di berbagai media massa seperti Koran Tempo dan lain-lain. Peserta Angkatan 2009.

Mengikuti workshop ini adalah pengalaman lintas disiplin yang mendebarkan tapi asyik. Saya menjadi berani menjelajahi tema-tema baru dalam menulis. Haris Firdaus (Solo), Jurnalis Majalah Gatra, Peserta Angkatan 2009.

Seni rupa dan budaya visual adalah ranah yang menjanjikan untuk dikaji lebih jauh oleh intelektual muda Indonesia. Workshop ini adalah salah satu kesempatan yang sangat langka karena tidak banyak diadakan. Ibnu Rizal (Depok) Mahasiswa Sastra Perancis Universitas Indonesia, menulis ihwal seni budaya di berbagai media massa sepeti Kompas, bekerja asisten direktur artistik International OK Video Festival 2011 ruangrupa. Peserta Angkatan 2009.

Yang tadinya hanya penikmat, melalui workshop ini gue bisa memandang dunia senirupa melalui perspektif baru yang menarik. Pesan gue cuma satu: setiap selesai satu sesi, jangan mau diajak nonton Little Britain, percayalah, ilmu-ilmu yang telah didapat niscaya langsung sirna. Deasy Elsara (Jakarta), pernah bekerja sebagai jurnalis di majalah gaya hidup pria Esquire, saat ini bekerja sebagai asisten managing director International OK Video Festival 2011 ruangrupa. Peserta Angkatan 2009.

Dua minggu yang paling solid dalam hidup gue. Pulang-pulang, IQ dan berat badan gue meningkat dari sebelumnya. Nastasha Abigail (Jakarta), Penyiar Trax FM Jakarta, Peserta Angkatan 2010.

Ada tiga hal yang membuat kita pintar menulis artikel senirupa dan budaya visual yaitu: rajin bertanya, banyak membaca dan tidur-tiduran di workshop ini. Christine Franciska (Jakarta), Jurnalis Harian Media Indonesia, Peserta Angkatan 2010.

Leave a Reply

Advertise Here
Advertise Here


jarakpandang.net mendukung Jakarta 32 | Pameran Karya Visual Mahasiswa Jakarta | media partner Jakarta 32:



Advertisement   Advertisement   Advertisement   Advertisement   Advertisement   Advertisement   Advertisement