Catatan Hari I: Workshop Penulisan Kritik Seni Rupa dan Budaya Visual 2013

Posted on 18 June 2013 by jarakpandang

photo

Determinasi lingkungan boleh jadi yang menyebabkan sebagian besar kemalasan dan sikap santai masyarakat Indonesia yang berada dibawah iklim tropis. Seperti yang ‘sudah biasa’ terjadi pada acara-acara yang dilaksanakan di Indonesia, begitu pula pertemuan pertama Workshop Penulisan Kritik Seni Rupa dan Budaya Visual  2013 yang diadakan ruangrupa, di kota Jakarta yang nampaknya sudah sangat overload, keterlambatan menjadi hal yang dimaklumi. Waktu yang sudah ditentukan pada jam 10.00 WIB mundur hingga hampir satu setengah jam.

Tahun 2013 adalah tahun ke-6 diselenggarakannya workshop penulisan yang selalu diikuti dari berbagai penjuru Indonesia, tahun ini sendiri terdapat tiga pendaftar dari luar Jakarta yang diterima; Saya (Ahadi Bintang) dari Yogyakarta, Anggraini Herman dari Makassar, dan Ryan Sheehan Nababan dari Sukoharjo yang mengabarkan tidak bisa mengikuti workshop karena berhalangan. Dua di antara sepuluh peserta lainnya juga tidak datang, sehingga hari pertama hanya dihadiri delapan orang. Waktu yang mundur dari jadwal kami manfaatkan untuk  berkenalan dan ngobrol.

Terdapat hal yang cukup unik dari komposisi peserta workshop ini, ternyata ada dua peserta yang memiliki latar belakang pendidikan yang cukup kontras dengan seni rupa, yaitu Anggraini Herman yang baru saja lulus dari Jurusan Fisika, dan Hardiat Dani Satria, seorang mahasiswa Jurusan Kriminologi. Dengan latar belakang pendidikan yang beragam, hampir semuanya memiliki ekspektasi yang berbeda juga ketika mengikuti workshop ini, ada yang memang ingin menjadi jurnalis, membantu penulisan skripsi, atau ingin mencari pengalaman tentang seni (rupa) dan penulisannya lebih jauh.

Acara dimulai dengan perkenalan (kembali) secara formal yang dibuka oleh koordinator workshop yaitu Mirwan Andan dan Asep Topan yang juga alumni workshop penulisan tahun 2011. Setelah makan siang, kami disuguhkan dengan presentasi kegiatan-kegiatan ruangrupa yang sudah berdiri sejak tahun 2000, tentunya juga tentang Workshop Penulisan Seni Rupa dan Budaya Visual. Mirwan Andan menceritakan baik-buruk serta lebih-kurang dari workshop ini, setelah enam kali diadakan. Kebanyakan memang alumninya menjadi intens menulis.

*) Ahadi Bintang Mulyawan

Comments are closed.

Advertise Here
Advertise Here


jarakpandang.net mendukung Jakarta 32 | Pameran Karya Visual Mahasiswa Jakarta | media partner Jakarta 32:



Advertisement   Advertisement   Advertisement   Advertisement   Advertisement   Advertisement   Advertisement