Archive | August, 2010

AM_SugihartiHalim_still01

Tags: , , ,

Nama, Harapan, dan Identitas

Posted on 27 August 2010 by jarakpandang

Oleh: Deasy Elsara

“Nama gue Sugiharti Halim. Bokap nyokap gue ya dua-duanya Cina. Cuma mereka ngasih nama yang kedengarannya Indonesia banget, ya? Mungkin mereka nggak gitu ngerti tentang arti nama. Karena siapa sih yang tega ngasih nama anaknya Sugiharti?”

Sugiharti boleh jadi hanya sebuah tokoh rekaan dalam film Sugiharti Halim karya sutradara Ariani Darmawan produksi tahun 2008. Namun esensi cerita yang terkandung di dalamnya bukanlah rekaan belaka. 98.08, Antologi 10 Tahun Reformasi berusaha merekam perayaan sepuluh tahun reformasi dengan film pendek. Sepuluh sutradara muda berkisah tentang peristiwa Mei 1998 dengan persepsinya masing-masing. Salah satunya Ariani. BACA SELENGKAPNYA

Comments (0)

Patung Pancoran Edhi Sunarso

Tags: , , , , ,

Monumen Kota: Identitas dan Perekam Sejarah (Catatan Pameran Tunggal Edhi Sunarso)

Posted on 23 August 2010 by jarakpandang

Oleh Christine Franciska

Siapa yang membuat patung Selamat Datang? Atau patung Pancoran yang menjulang lengkung yang kini diapit oleh dua jalan tol fly over? Juga patung Pembebasan Irian Barat yang berteriak merdeka di depan Lapangan Banteng? Tak banyak orang tahu bahwa di balik karya-karya megah itu, ada nama Edhi Sunarso, seorang pematung sekaligus pejuang kemerdekaan Indonesia pada akhir 1940-an. Patung-patungnya melegenda dan menjadi ikon kota Jakarta, baik sebagai perekam sejarah, juga bukti pencapaian besar dalam seni patung modern Indonesia. BACA SELENGKAPNYA

Comments (0)

Foto Polisi oleh Anis Efizudin, Antara

Tags: , , ,

Pak Wibawa, Petugas Menara Panoptik

Posted on 21 August 2010 by jarakpandang

foto polisi oleh kotak gambar

Oleh : Susanti Johana

Pada tahun 80‐an sebuah patung didirikan di perempatan Jalan Sudirman, Yogyakarta. Patung itu berdiri tepat di pojok perempatan jalan, ia mengambil posisi istirahat di tempat dan bertubuh tegap. Patung itu memiliki tinggi sekitar 1,8 m, setinggi tubuh manusia pada umumnya. Kulitnya bercat coklat, kulit orang Indonesia. Patung di perempatan jalan tersebut mengenakan seragam polisi lengkap, bertopi, bersenjata api di pinggang kanan dan bersepatu pantofel. Di dada kanannya tertulis sebuah nama: Wibawa. Ya, patung itu bernama Pak Wibawa.

BACA SELENGKAPNYA

Comments (0)

3mojang

Tags: , , , ,

Sebuah Patung dan Kebenaran Tunggal

Posted on 21 August 2010 by jarakpandang

Oleh : Cristine Franciska

Sebuah patung megah setinggi 15 meter akan menyambut Anda setiap kali berkunjung ke Harapan Indah, sebuah kawasan kota baru di wilayah Bekasi. Patung itu terletak persis di depan kawasan pemukiman mewah bermoto “Kota Harapan Indah, Kehidupan Lengkap Sudah” ini sebagai semacam tugu selamat datang. Posisinya berada di tengah persimpangan tiga jalan. Karya pematung Nyoman Nuarta ini berjudul Tiga Mojang. Dalam bahasa sunda, mojang berarti gadis atau perempuan.

BACA SELENGKAPNYA

Comments (0)

Ameng

Tags: , , , , , ,

Videotalk Pameran Video Musik Eksperimental Jerman-Indonesia: Catatan Diskusi

Posted on 09 August 2010 by jarakpandang

gambar – Anggun Priambodo, Veronika Kusumaryati dan Indra Ameng: Videotalk, Agustus 2010

Oleh : Ibnu Rizal

Pada hari pembukaan pameran Video Musik Eksperimental Jerman-Indonesia (Ausstellung Experimentelle Deutsch-Indonesische Musivideos) di Goethe Institut Jakarta, 6 Agustus 2010 lalu, sebuah diskusi hangat digelar sebagai pembuka pameran. Videotalk itu berlangsung di tengah sore yang kuyup basah, hujan mengguyur Jakarta dan kemacetan di mana-mana. Tetapi forum kecil dan sederhana di tengah galeri Goethe Institut itu terasa begitu hangat. Seniman video musik Anggun Priambodo serta kurator dan manager kelompok musik White Shoes & The Couples Company, Indra Ameng, hadir sebagai pembicara. Veronika Kusumaryati yang merupakan kurator pameran ini bersama Rizki Lazuardi, ambil bagian selaku moderator. Tulisan ini ingin membagi pembicaraan dan ingatan yang berkembang di sore itu, tentang video musik, tentang industri televisi di Indonesia yang menjadi bebal pasca Reformasi, juga tentang Presiden SBY dan Tante Dian Nitami.

BACA SELENGKAPNYA

Comments (0)

Advertise Here
Advertise Here


jarakpandang.net mendukung Jakarta 32 | Pameran Karya Visual Mahasiswa Jakarta | media partner Jakarta 32:



Advertisement   Advertisement   Advertisement   Advertisement   Advertisement   Advertisement   Advertisement